BK

Assalamu’alaikum wr.wb.

Selamat pagi, salam sehat untuk kita semua

Hari ini materi yang akan di sampaikan adalah tentang BERSYUKUR PANGKAL BAHAGIA, silahkan kalian baca baik-baik penjelasan berikut, dan kerjakan tugas yang ada pada bagian bawah materi.


BERSYUKUR PANGKAL BAHAGIA

“Bahagia bukan memiliki segalanya, namun bersyukur dengan semua hal sederhana yang kita miliki (Merry Rianna)”

Setiap orang berhak memiliki kebahagiaan, namun bagaimana setiap orang bisa mendapatkan kebahagiaan itu? Mungkin banyak hal yang terlintas dalam benak anda secara mengenai hal – hal yang dapat membuat anda bahagia seperti kekayaan, persahabatan, kekasih, atau bahkan hal – hal yang mungkin tidak bisa dimengerti oleh orang lain. Apapun itu sah sah saja namun yang pasti dari kutipan yang ditulis Merry Rianna mungkin cara agar kita bahagia adalah dengan bersyukur.

Adapun penelitian yang dilakukan Mochamad Fahmy Arief & Nur Habibah tahun 2015 yang berjudul Pengaruh Strategi Aktivitas (Bersyukur dan Optimis) terhadap Peningkatan Kebahagiaan pada Mahasiswa S1 PGSD dimana dari hasilnya diambil kesimpulan bahwa strategi aktivitas (bersyukur dan optimis) memiliki pengaruh terhadap peningkatan kebahagiaan subyek mahasiswa. Sehingga dari sini kita bahwa bersyukur merupakan salah satu kunci dalam kebahagiaan agar kita bisa terhindar dari berbagai  kekecewaan dalam keadaan yang tak sesuai dengan kenyataan.

A. Definisi

M. Quraish Shihab (1996) dalam buku Wawasan al-Qur’an menjelaskan bahwa kosa kata “syukur” berasal dari bahasa Al-Qur’an yang tertulis dalam bahasa Arab. Kata syukur adalah bentuk mashdar dari kata kerja syakara–yasykuru–syukran–wa syukuran–wa syukranan. Secara bahasa, syukur juga berasal dari kata “syakara” yang berarti pujian atas kebaikan dan penuhnya sesuatu. Syukur juga berarti menampakkan sesuatu kepermukaan. Dalam hal ini menampakkan nikmat Allah. Sedangkan menurut istilah syara’, syukur adalah pengakuan terhadap nikmat yang dikaruniakan Allah yang disertai dengan kedudukan kepada-Nya dan mempergunakan nikmat tersebut sesuai dengan tuntunan dan kehendak Allah (Mahfud, 2014). Dalam hal ini, hakikat syukur adalah “menampakkan nikmat,” dan hakikat kekufuran adalah menyembunyikannya. Menampakkan nikmat antara lain berarti menggunakannya pada tempat dan sesuai dengan yang dikehendaki oleh pemberinya, juga menyebut-nyebut nikmat dan pemberinya dengan lidah.

Sementara itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah syukur diartikan sebagai: (1) rasa terima kasih kepada Allah, dan (2) untunglah (menyatakan lega, senang dan sebagainya). Selain itu dalam Kusumastuti (2017) Kebersyukuran dalam bahasa Inggris disebut gratitude. Kata gratitude diambil dari akar Latin gratia, yang berarti kelembutan, kebaikan hati, atau berterima kasih. semua kata yang terbentuk dari akar Latin ini berhubungan dengan kebaikan. kedermawanan, pemberian, keindahan dari memberi dan menerima, atau mendapatkan sesuatu tanpa tujuan apapun (Pruyer; Emmons & McCullough, 2003). Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan kebersyukuran adalah seamua perasaan bahagia yang mencul ketika seseorang sedang membutuhkan sesuatu atau bahkan sudah dalam keadaan cukup, menerima pemberian atau perolehan dari pihak lain sehingga orang tersebut merasa tercukupi atau menerima kelebihan (Sulistyarini, 2010).

Menurut Emmons dan McCullough (2003) dalam Sulistyarini (2010), menunjukkan bahwa kebersyukuran merupakan sebuah bentuk emosi atau perasaan, yang kemudian berkembang menjadi suatu sikap, sifat moral yang baik, kebiasaan, sifat kepribadian, dan akhinya akan mempengaruhi seseorang menanggapi/bereaksi terhadap sesuatu atau situasi. Emmons juga menambahkan bahwa syukur itu membahagiakan, membuat perasaan nyaman, dan bahkan dapat memacu motivasi. Dari penjelasan tersebut diketahui bahwa dampak dari perasaan bersyukur dapat berkembang menjadi reaksi atau tanggapan yang berwujud sebuah sikap.

Oleh karena itu, syukur kemudian dapat mendorong atau memotivasi seseorang. Beberapa tokoh psikologi dalam Seligman dan Peterson (2004) mendefinisikan gratitude atau syukur sebagai suatu perasaan terima kasih dan menyenangkan alas respon penerimaan hadiah, dimana hadiah itu memberikan manfaat dari seseorang atau suatu kejadian yang memberikan kedamaian. Menurut Wood (2009) menyatakan kebersyukuran adalah sebagai bentuk ciri pribadi yang berpikir positif. mempresentasikan hidup menjadi lebih positif.

Sehingga dari beberapa pengertian diatas dapat kita simpulkan bahwa syukur merupakan sebuah pengakuan seseorang mengenai apa yang telah ia terima atau miliki dari pihak lain, pengakuan ini bisa berupa sebuah ucapan pujian secara lisan ataupun terucap didalam hati dan dapat pula dilakukan dalam bentuk tindakan yang ditujukan kepada pihak lain yang pada umum nya ditujukan kepada yang maha Esa.

B. Komponen-komponen dalam Bersyukur

Ahli psikologi Barat Fitzgerald dalam Lopez dan Snyder (2004) dalam Nadhiroh, A. (2012). mengemukakan beberapa komponen dalam bersyukur. Komponen-komponen tersebut adalah sebagai berikut:

Rasa apresiasi yang hangat kepada orang lain atau sesuatu, meliputi perasaan cinta, dan kasih sayang.

Niat baik (goodwill) yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu, meliputi keinginan untuk membantu orang lain yang kesusahan, keinginan untuk berbagi, dll;

Kecenderungan untuk bertindak positif berdasarkan rasa penghargaan dan kehendak baik, meliputi intensi menolong orang lain. membalas kebaikan orang lain. beribadah, dll.

C. Jenis – jenis Bersyukur

Peterson dan Seligman (2004) dalam Nadhiroh, A. (2012), membedakan bersyukur menjadi  dua jenis, yaitu:

  1. Personal adalah rasa berterima kasih yang ditujukan kepada orang lain yang khusus yang telah memberikan kebaikan atau sebagai adanya diri mereka.
  2. Transpersonal adalah ungkapan terima kasih terhadap Tuhan, kepada kekuatan yang lebih tinggi, atau kepada dunianya. Maslow dalam Peterson dan Seligman (2004) menyatakan bahwa bentuk dasamya dapat berupa pengalaman puncak (peak experience), yaitu sebuah momen pengalaman kekhusyukan yang melimpah.

D. Manfaat Bersyukur

Berbagai artikel dan penelitian banyak mengungkap banyak manfaat dari rasa bersyukur, berikut sedikit dari manfaat bersyukur:

  1. Peningkatan Kebahagiaan

Kebahagiaan yang kita miliki dapat ditingkatkan dengan rasa bersykur, hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan Mochamad Fahmy Arief & Nur Habibah (2015) dimana hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah perlakuan bersykur terhadap kebahagiaan seseorang. Dapat diambil kesimpulan bahwa strategi aktivitas (bersyukur dan optimis) memiliki pengaruh terhadap peningkatan kebahagiaan.

  1. Menurunkan Depresi

Depresi yang kita alami dapat diringankan dengan rasa bersyukur, hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan Mutia, Subandi dan Mulyati (2010) yang berjudul Terapi Kognitif Perilaku Bersyukur untuk Menurunkan Depresi pada Remaja mendapatkan hasil yaitu diketahui bahwa orang yang diberikan terapi bersyukur memiliki penurunan tingkat depresi yang signifikan dibandingkan yang tidak diberikan terapi bersyukur.

  1. Mendapatkan Kesejahteraan hidup (well being)

Kesejahteraan hidup (well being) adalah sebuah kondisi dimana individu memiliki sikap yang positif terhadap diri sendiri dan orang lain, dapat membuat keputusan sendiri dan mengatur tingkah lakunya sendiri, dapat menciptakan dan mengatur lingkungan yang kompatibel dengan kebutuhannya, memiliki tujuan hidup dan membuat hidup mereka lebih bermakna, serta berusaha mengeksplorasi dan mengembangkan dirinya. Kesejahteraan hidup (well being) ini bisa didapatkan dengan bersyukur hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Nurul Arbiyah. Fivi Nurwianti. dan Imelda Ika Dian Oriza (2008) dimana bersyukur memiliki hubungan positif dengan Kesejahteraan hidup (well being).

  1. Bersemangat

Selain mendapatkan Kesejahteraan hidup dari penelitian yang dilakukan oleh Nurul Arbiyah. Fivi Nurwianti. dan Imelda Ika Dian Oriza (2008) diketahui juga bahwa pengaruh bersyukur dapat membuat seseorang bersemangat dan menurunkan rasa putus asa dalam menjalankan aktifitas nya.

  1. Penghargaan diri (self esteem) dan Kebergunaan diri (self worth).

Menurut Lyubomirsky (2007) dalam Arief (2015), Bersyukur juga dapat membantu seseorang menikmati pengalaman hidup yang positif, seperti menikmati sebuah berkah dalam kehidupan, mampu mendapatkan kemungkinan terbesar dari kepuasan dan kegembiraan dari situasi anda saat itu. Selain itu, bersyukur dapat menunjang rasa penghargaan diri (self esteem) dan kebergunaan diri (self worth).

E. Faktor yang Memicu dan Menghambat Bersyukur

Berikut hal-hal yang dapat memicu dan menghambat perasaan syukur individu:

  1. Untuk merasa bersyukur, seseorang membutuhkan pandangan yang luas terhadap hidup. Perasaan bersyukur juga dapat muncul ketika seseorang menyadari adanya kehilangan pada dirinya (Peterson dan Seligman, 2004).
  2. Persepsi negatif dirasa dapat menghambat individu untuk bersyukur.
  3. Sikap sombong juga dapat menghalangi bersyukur, karena individu merasa bahwa ia yang memiliki kekuasaan atas segala yang akan terjadi.

F. Pelatihan Kebersyukuran

Pelatihan kebersyukuran adalah suatu terapi yang memfokuskan kebersyukuran terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan terhadap individu dengan cara mengucapkan terima kasih, mengucapkan rasa syukur setiap hari, mensyukuri setiap peristiwa kehidupan dan dapat menurunkan emosi negatif yang muncul dalam diri individu serta memperbesar munculnya emosi positif dalam dirinya. Menurut McCullough (2008), pelatihan syukur dapat memunculkan emosi yang menyenangkan, seperti kebahagiaan karena rasa syukur akan membawa manfaat bagi diri sendiri atau juga di hati orang lain (Sulistyarini, 2010).

Snyder dan Lopes (2002) dalam Arief (2015), menguraikan empat langkah sederhana melalui pendekatan kognitif perilaku untuk latihan bersyukur, yaitu:

  1. Mengidentifikasi pikiran yang salah (kekurangan, kelemahan, atau penyesalan akan nasib)
  2. Memutuskan dan mendukung pikiran syukur.
  3. Menggantikan pikiran yang salah (kekurangan, kelemahan, atau penyesalan akan nasib) ke arah pikiran rasa bersyukur, dan

Mengaplikasikan rasa syukur dalam tindakan batin dan lahiriah.


TUGAS !!!

  1. Jelaskan bentuk rasa syukur yang sering kalian lakukan
  2. Apa hal yang membuat kalian paling takut untuk kehilangan (sebutkan minimal 3)
  3. Simaklah video berikut dan tuliskan pendapat kalian tentang cerita di dalamnya (tuliskan minimal 5 baris dalam 1 paragraf)

KETERANGAN:

1.silahkan kerjakan tugas secara mandiri

2. tulislah pada bagian atas tugas

     Nama

     Kelas

     Tanggal pemberian tugas

     Tugas ke –

3. tugas di kumpulkan ke guru BK masing-masing

4. jika ada yang kurang dipahami, silakan bertanya kepada guru masing-masing

Wassalamu’alaikum wr.wb.


SELAMAT MENGERJAKAN !!!